|
Selamat Datang, Register | Login
Home » Jawa Timur » Nasib Honorer Kemenag juga Tidak Jelas

Nasib Honorer Kemenag juga Tidak Jelas

Kamis, 6 September 2012 08:56:58  •  Oleh : redaksi  •    Dibaca : 1251
Nasib Honorer Kemenag juga Tidak Jelas

Bukan hanya nasib TPP guru madrasah yang sudah bersertifikat yang tak kunjung jelas, nasib honorer kategori 1 di Kementeria Agama juga serupa. Setidaknya itu tampak dari nasib 133 honorer k-1 di Kemenag Jombang. Pasalnya, mereka belum masuk database kantor setempat. Padahal pemerintah pusat telah menyampaikan informasi pelaksanaan tes kompetensi dasar bagi honorer tersebut.
“Terus terang kami minta kejelasan status. Kalau memang tidak bisa k-1, ya k-2. Karena kami sudah mengabdi selama bertahun-tahun,” kata Miftahul Jinan, juru bicara FKH (Forum Komunikasi Honorer) Jombang, Kamis pekan lalu
Guru MTsN Tanjunganom Diwek ini mengatakan, pengabdian yang mereka lakukan sudah lebih dari 8 tahun. Seluruhnya mengabdi di madrasah negeri baik MI, MTs maupun MA. Pihaknya sudah menanyakan permasalahan itu ke Kemenag. Namun selalu disuruh bersabar untuk menunggu kabar dari Jakarta, Ironosinya, hingga saat ini kepastian itu tidak pernah pasti.
Pernyataan senada dilontarkan Khoirul dan Lukman, guru honorer yang sudah mengabdi lebih dari 18 tahun. Honorer paling senioar ini mengaku terkejut saat namanya kembali tak muncul pada penyampaian hasil database honorer k-1 beberapa waktu lalu. Karena itulah, pihaknya minta Komisi A DPRD Jombang segera memfasilitasi pertemuan atas kejelasan nasib 133 honorer tersebut.
"Sekaligus kami minta agar DPRD ikut membantu memperjuangkan kejelasan status kami ke BKN Jakarta. Sebenarnya awal puasa lalu keluhan ini sudah kita sampaikan, mungkin karena puasa, jadi kami minta setelah Lebaran ini bisa terealisir," sambung Khoirul.
Sholikin Rusli, Anggota Komisi A DPRD Jombang mengaku akan segera menindaklanjuti keluhan honorer tersebut. Dalam waktu dekat komisi A akan memanggil Kemenag guna meminta penjelasan terkait terkatung-katungnya nasib 133 honorer itu. Hasil pemanggilan itu nantinya akan dibawa ke Kemenag pusat..mas-KP/bjc

Baca "Jawa Timur" Lainnya

Komentar Anda